PHONE / SMS
+62 815 1407 5013

NEWS

News

Share

KONSER VINCULOS 2018: MELAWAT KE PARIGI MOUTONG, OCAS BUKA VULA DONGGA & BERMUSIK BERSAMA ANAK-ANAK

PRESS RELEASE

KONSER VINCULOS 2018: MELAWAT KE PARIGI MOUTONG, OCAS BUKA VULA DONGGA & BERMUSIK BERSAMA ANAK-ANAK

 

PARIGI MOUTONG, 13 Agustus 2018. Dalam rangkaian Konser Vinculos untuk Indonesia 2018 di Sulawesi Tengah, orkestra OCAS dari Asturias Spanyol melawat ke Kabupaten Parigi Moutong, dan berkesempatan untuk membuka Festival Vula Dongga, sebuah perhelatan kebudayaan yang dihelat oleh pemerintah daerah setempat dari tanggal 12-14 Agustus 2018. Gelaran ini juga bagian dari program Indonesiana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

 

Festival Vula Dongga ini diharapkan menjadi gaung kebersamaan dari Sulteng, Vula Dongga sebagai inspirasi karya seni yang harus dilestarikan, begitu disampaikan oleh Gubernur Sulteng yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. Mohamad Hidayat Lamakarate, Msi. “Saya menyambut baik Gelar budaya Sulawesi Tengah, kemajemukan bangsa sebagai kodrat bangsa Indonesia dan simbol partisipasi aktif dari budayawan utk mendukung pembangunan. Pendekatan untuk saling memahami perbedaan sosial budaya yang ada di kabupaten Sulteng dan Indonesia secara umum,” sambungnya kemudian.

 

Bupati Parigi Moutong, Syamsurizal Tombolotutu dalam sambutannya mengajak masyarakat Parigi Moutong (Parimo) untuk menyambut dengan penuh kehangatan kehadiran para anggota OCAS, “Kita kedatangan tamu istimewa jauh dari Eropa, harus kita sambut dengan baik agar mereka kembali berkunjung ke tempat kita kelak.”

 

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, DR. Nadjamuddin Ramly, M.Si. menyampaikan, “Gelar Budaya Sulawesi Indonesiana Vula Dongga yang pertama ini diadakan di Parigi Moutong ini, selanjutnya bisa dilakukan oleh Kabupaten lain di Sulawesi Tengah. Menumbuhkembangkan kebudayaan adalah bagian dari solusi pembangunan karakter, ini adalah landasan Indonesiana yang kedua di Vula Dongga yaitu supermoon, tema dari tahun ini adalah solidaritas, perdamaian dan kebhinekaan tunggal ika, bersatu dalam perbedaan dan berbeda dalam persatuan

 

Gelar Budaya Vula Dongga pertama ini secara istimewa dibuka oleh penampilan orkestra OCAS dan disambut meriah oleh para masyarakat yang hadir di Taman Masigi. Para anggota OCAS kemudian dijamu makan malam dan tari-tarian serta group band penyanyi lokal Parigi di Gedung Kantor Bupati Parigi Moutong.

 

 

Dalam kesempatan yang berbeda, orkestra OCAS melawat SD Inpres 1 Bantaya Parigi Moutong. Sekitar 300 anak menyambut dengan tari-tarian tradisional Mokombu (tarian penyambutan),  drumband, parade gerakan pramuka, fashion show anak, musik rebana,  tarian Pomonte (tarian menanam dan panen padi). Pada tarian Pamonte ini, beberapa anggota OCAS ikut menarikan bersama anak-anak.

 

Sebanyak 35 anak-anak dari SLB (Sekolah Luar Biasa Negeri) Parigi juga turut meramaikan kunjungan OCAS. Mereka menujukkan kebolehannya menari tarian Dindin Badindin dan Senam Penguin. Guru kecantikan dan ketrampilan Sekolah Luar Biasa Parigi, Sherly Anggraini mengatakan bahwa anak-anak sudah berlatih selama 3 bulan untuk menyambut kedatangan Vinculos.

 

Dalam permainan konser didaktik Vinculos di SD selalu mengajak untuk berpartisipasi memimpin konser, bermain alat musik, bernyanyi bersama. Kali ini  anggota OCAS; Javier dan Raul mengajarkan mereka bermain ketukan perkusi dengan menepuk anggota tubuh mereka. Lagu Radetzky March menjadi pilihan lagu yang diiringi tepukan anak-anak. Pengalaman bertukar budaya seperti ini sangat menarik, sebelumnya mereka belajar tarian tradisional Pomante dari anak-anak, kemudian mereka mengajari anak-anak tarian tradisional dari Asturias, El Xarreru yang diikuti secara berpasang-pasangan.

 

 

 

 

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan hubungi:

Ajeng Campagnita

Publicist untuk Vinculos 2018

[email protected]

 

PRESS RELEASE

VINCULOS 2018 CONCERT: TOURING PARIGI MOUTONG, OCAS OPENED VULA DONGGA & PERFORMED WITH CHILDREN

 

PARIGI MOUTONG, August 13, 2018. In a series of Vinculos untuk Indonesia 2018 concerts in Central Sulawesi, the orchestra OCAS from Asturias, Spain, visited Parigi Moutong Regency, and got the chance to open Vula Dongga Festival. The festival is a cultural event organized by the local government and ran from August 12 to 14. The event was part of the Indonesiana program initiated by the Education and Culture Ministry in cooperation with the government of Parigi Moutong Regency.

 

Vula Dongga Festival is a medium to promote unity and togetherness in Central Sulawesi. Vula Dongga is an inspiration for a work of arts that everyone should preserve, according to Central Sulawesi Governor, in an opening note delivered by Regional Secretary of the province, Drs. Mohamad Hidayat Lamakarate, Msi. “I welcome Central Sulawesi Cultural Event. It reflects the diversity of Indonesia, which is the nature and characteristic of this country. It is a symbol of participation from artists and culture observers in development. This also reflects the approach to understand the socio-cultural differences in the regencies in Central Sulawesi and in Indonesia, in general,” he added.

 

Parigi Moutong Regent, Syamsurizal Tombolotutu, in his opening remark asked the people of Parigi Moutong (Parimo) to give a warm welcome the guests from Spain. “We have special guests coming all the way from the Europe. We have to treat our guests with the utmost respect so that they will want to return here again and again.”

 

Director of Cultural Heritage and Diplomacy of Education and Culture Ministry, DR. Nadjamuddin Ramly, M.Si. said, “This festival is the first one. After Parigi Moutong, other regencies in Central Sulawesi can host this event. Nurturing cultures helps build characters. This is the basis for the second Indonesiana in Vula Dongga. The theme for this year is peace, solidarity and unity in diversity, to unite in diversity and to vary in unity.

 

The first Vula Dongga Festival was made more special with the performance from OCAS. The audience attending the concert at Taman Masigi was very enthusiastic. The singers from OCAS were then invited to a dinner, while enjoying traditional dances and folk song performance from the local group at Regency Office.

 

 

At a next occasion, OCAS visited Bantaya Inpres 1 Elementary School. Around  300 students welcomed the guests with the traditional welcoming dance, Mokombu, a  drumband, boy and girl scout parade, children fashion show, rebana music,  and Pomonte dance (rice planting and harvest dance), in which some members of Ocas participated and danced with the children.

 

Thirty-five students from a school for special need children in Paringi also participated. They performed Dindin Badindin dance and Penguin exercise. The beauty and skills teacher from the school, Sherly Anggraini said the students had practiced for three months to welcome Vinculos.

 

Ocas livened up the day by asking the students to play music and sing with them. Javier and Raul from Ocas taught to about rhythm by tapping on their bodies to create. Radetzky March was a chosen song to accompany the students’ clapping and tapping. Previously, the Ocas members learned Pomante dance from the children and then taught the children a traditional couple dance from Asturias, El Xarreru.

 

 

 

 

For further information, please contact:

Ajeng Campagnita

Publicist untuk Vinculos 2018

[email protected]

// Related Article

news

KONSER VINCULOS 2018: KOLABORASI ORKESTRA OCAS DAN SANGGAR PEDATI MEMBUKA AJANG PALU SALONDE PERCUSSION

More →
news

KONSER VINCULOS 2018 SULTENG: ORKESTRA OCAS MENYAPA DUSUN UVENTUMBU & BUKIT SALENA, GELAR KONSER DIDAKTIK DITENGAH KEINDAHAN ALAM PALU

More →
news

KONSER VINCULOS UNTUK INDONESIA KEMBALI DIGELAR, MELAWAT & BERKOLABORASI DI MALUKU & SULTENG

More →
Copyright © 2017. Vox Populi Publicists